Sering aku bertanya dengan sesama angkatanku juga kepada diriku ”apa sih yang seharusnya kita buat untuk komunitas ini?” yah aku pikir sumbang ide da sedikit ayng aku miliki untuk komunitas ini sangatlah perlu. Apalagi orang – orang di Jawa ( he he bukan sok tahu) sering banget menganggap Kaltim apalagi Sendawar ini adalah utan belantara (salah coy!!) selain utannya udah habis digerus illegal logging, Kaltim bahkan juga Sendawar udah cukup maju. Yah lumayan lah setelah jadi kabuaten sendiri, pembangunannya bisa lebih fokus dan mengena. Salah satunya ya politeknik ini. Kalau aja masih gabung dengan kabupaten Kutai (sekarang menjadi Kutai Kartanegara) kayaq dulu, pastinya pembangunannya tak secepat ini. Salah seorang kawan berkata ”ap kahe nyanaq amun Barukng tih togaq rame macam tih!” (artinya kira kira: ”gue gak pernah nyangka lho kalo Barong (Barong Tongkok yang sekarang menjadi Ibukota Kutai Barat – SENDAWAR) ini bisa serame ini sekarang!”. Makasih Pemkab Kubar, juga YPSS (Yayasan Pembangunan Sendawar Sakti) sebagai pengelola sekaligus pencetus didirikannya Politeknik di Kabupaten yang baru berdiri pada akhir 1999 lalu.
Oh iya balik lagi ke topik, kesannya PORMA ini amat cape!. Kalau aja semua hal di dunia ini Cuma ada duit, kompensasi dan apapun itu namanya pastinya jeralah diriku untuk ikutan lagi dalam kegiatan yang “gak menghasilkan” gini. Hampir demam di malam yang pertama, ketua panitia kena malaria dan harus diopname di RS, gara – gara harus menjaga ruangan yang penuh dengan barang pinjaman. Namun semua itu bukanlah apa – apa dibandingkan pengalaman yang bisa dipetik melalui itu semua. I feel good and feel proud karena udah bisa ngasih apa yang bisa aku kasih untuk poltek ini (wkwkwkw juga selain kasih bayar SPP yang udah jadi kwajiban kita mahasiswa semua)
Sekali lagi diucapkan buat adek adek yang baru yang keseluruhannya berjumlah 85an orang. Mohon maaf jika senior – seniormu harus berakting marah – marah. Itu bukan kami ini orangnya emang suka marah, tapi kami emang gak unya bahan lain (OOOoops!!! Salah he he he he)
Hmm baru tiga angkatan yang udah menempuh jenjang di Politeknik yang baru aja berdiri ini. Tak terasa waktu terus bergulir. Gila euy, tau tau udah mau lulus. Sering aku bertanya dengan sesama angkatanku juga kepada diriku ”apa sih yang seharusnya kita buat untuk komunitas ini?” yah aku pikir sumbang ide da sedikit ayng aku miliki untuk komunitas ini sangatlah perlu. Apalagi orang – orang di Jawa ( he he bukan sok tahu) sering banget menganggap Kaltim apalagi Sendawar ini adalah utan belantara (salah coy!!) selain utannya udah habis digerus illegal logging, Kaltim bahkan juga Sendawar udah cukup maju. Yah lumayan lah setelah jadi kabuaten sendiri, pembangunannya bisa lebih fokus dan mengena. Salah satunya ya politeknik ini. Kalau aja masih gabung dengan kabupaten Kutai (sekarang menjadi Kutai Kartanegara) kayaq dulu, pastinya pembangunannya tak secepat ini. Salah seorang kawan berkata ”ap kahe nyanaq amun Barukng tih togaq rame macam tih!” (artinya kira kira: ”gue gak pernah nyangka lho kalo Barong (Barong Tongkok yang sekarang menjadi Ibukota Kutai Barat – SENDAWAR) ini bisa serame ini sekarang!”. Makasih Pemkab Kubar, juga YPSS (Yayasan Pembangunan Sendawar Sakti) sebagai pengelola sekaligus pencetus didirikannya Politeknik di Kabupaten yang baru berdiri pada akhir 1999 lalu.
Oh iya balik lagi ke topik, kesannya PORMA ini amat cape!. Kalau aja semua hal di dunia ini Cuma ada duit, kompensasi dan apapun itu namanya pastinya jeralah diriku untuk ikutan lagi dalam kegiatan yang “gak menghasilkan” gini. Hampir demam di malam yang pertama, ketua panitia kena malaria dan harus diopname di RS, gara – gara harus menjaga ruangan yang penuh dengan barang pinjaman. Namun semua itu bukanlah apa – apa dibandingkan pengalaman yang bisa dipetik melalui itu semua. I feel good and feel proud karena udah bisa ngasih apa yang bisa aku kasih untuk poltek ini (wkwkwkw juga selain kasih bayar SPP yang udah jadi kwajiban kita mahasiswa semua)
Sekali lagi diucapkan buat adek adek yang baru yang keseluruhannya berjumlah 85an orang. Mohon maaf jika senior – seniormu harus berakting marah – marah. Itu bukan kami ini orangnya emang suka marah, tapi kami emang gak unya bahan lain (OOOoops!!! Salah he he he he)
2 komentar:
Kok jd gini?
semangat buat Polsen ya,,
saya membaca beberapa catatan anda saya tertarik karena KUBAR masih sangat baru untuk membangun dunia pendidikan, khususnya diBArong sendiri, POLSEN sangat berpotensi dan perlu ada perkembangan dalam study
jadi terus berjuang ya buat KUBAR tercinta..
semangat cahyo anak-anak KUBAR
Posting Komentar